Rabu, 26 Oktober 2016

TIKET Rp70.000

Melakukan perjalanan Tasikmalaya-Bandung atau sebaliknya itu, bagi saya, paling enak naik kereta. Yang pertama, bebas macet. Kedua, bebas mual-mabuk. Ketiga, bisa bobok cantik. Apalagi kalau beli tiketnya yang go show.

Beli tiket go show artinya, kita membeli tiket atas keberangkatan hari itu juga di loket stasiun setempat minimal tiga jam sebelum keberangkatan. Dengan bayar Rp70ribu rupiah, kita bisa memilih naik kereta eksekutif berupa Turangga, Malabar, Lodaya Malam, Lodaya Pagi, ataupun Argo Wilis. Harga ini bisa dibilang affordable karena jauh lebih murah jika dibanding beli tiket jauh hari atau >3 jam sebelum keberangkatan. Contohnya bisa dilihat di bawah. Rincian harga saya ambil dari situs resmi tiket1.kereta-api.co.id.

Berikut adalah rincian harga tiket Lodaya Malam jurusan Tasikmalaya-Bandung untuk keberangkatan besok (dini hari, 27 Oktober 2016 pukul 01.26 WIB). Sekarang, saat blog ini ditulis, 26 Oktober sekitar pukul 23.30 WIB. Sudah masuk waktu pembelian tiket go show.... Ambil!


Jumlah kursi yang tersedia bisa dilihat di web resmi KAI (dengan mengarahkan kursor ke tulisan Tersedia) maupun KAI Access yang tersedia di Playstore.

Bandingkan dengan harga tiket eksekutif Lodaya normal dengan "tarif atas" Rp320.000 O___O.


Jauh kaan, bedanya?


Kalau yang ini untuk Turangga dan Malabar. Karena masih lebih dari tiga jam sebelum keberangkatan, tarifnya masih normal





Dengan adanya penjualan tiket Go Show, penumpang mendapat fasilitas enak dengan harga lebih murah. ACnya mantap, tempat duduk lebih lega. Kalau perjalanan malam bisa dapat selimut. Pernah saya naik Argo Wilis dari Bandung ke Tasik sambil baca Koran Kompas edisi Hari Minggu (asik). Kadang kalau mau sampai dibangunin sama petugas di keretanya.

Uhm, celahnya, penjualan tiket Go Show bersifat fluktuatif. Rejeki-rejekian. Kadang kursi yang tersisa tiggal 3, 5, 7.... Maka, siapa yang cepat beli, dia lah yang dapat. Seorang calon penumpang bisa nggak dapat tiket karena sisa kursinya udah habis dibeli calon penumpang lain. Biasanya, ini terjadi saat weekend, hari libur, atau hari Senin yang notabene hari pertama kerja. Berdasarkan pengalaman, tiket Argo Wilis di hari Minggu menjadi salah satu favorit para penumpang. Dalam kurun kurang dari tiga jam, 20 buah kursi bisa habis T__T. Kalau kondisinya begini, alternatifnya kita bisa beli tiket ekonomi yang masih tersedia.

O, iya. Selain tarif 70 ribu, ada juga tarif Go Show 60 ribu untuk kelas bisnis dan 50 ribu untuk kelas ekonomi. Kalau di DAOP II Bandung, berlakunya sistem ini sampai ke Stasiun Banjar, tidak hanya sampai Tasik saja :).

Bagaimana, apakah Anda tertarik mencoba naik kereta eksekutif 70 ribu dengan Go Show? 

Selamat mencoba!

Nb: This is not sponsored post. I wrote this based on my experience and source I got. The information above could be different in the future.

*Udah kayak blogger-blogger femes aja, yak :P


Cheers,

Cimul.


Jumat, 21 Oktober 2016

KIPAS ANGIN

Panas sepanas-panasnya. Jalanan berdebu. Asap mengepul di udara. Turun dari angkot, kedua kaki Marr ditarik sekuat tenaga. Langkahnya panjang-panjang. Dia melewati jalan beraspal dengan banyak sisi berlubang. Rumah-rumah berdekatan. Jemuran bergelantungan. Bocah-bocah kecil berlarian dengan ingus meleleh tanpa sapu tangan.
Di hadapan bangunan berdinding batu-bata, Marr langsung melepas sepatu dan kaus kaki, melemparnya sembarangan. Tasnya dia tumpuk di sebuah kursi yang sudah penuh oleh cucian yang baru kering. Dia merebahkan diri pada kasur busa tipis, setipis badan remaja tanggungnya. Kasur busa itu melengkung di tengah, menyisakan pegal tiap habis tidur semalam.

Pengikut