Minggu, 02 November 2014

undangan

ada berbagai jenis undangan di dunia ini. undangan rapat, undangan seminar, undangan syukuran dapat kerjaan, undangan syukuran khitanan, sampai.... undangan menghadiri pernikahan.

yang terakhir ini intens saya dapatkan beberapa bulan terakhir. nggak banyak sih, tapi juga nggak bisa dibilang sedikit. yaa, saya memang bukan anak sma lagi. sudah tiga tahun lalu sejak saya diwisuda :p

undangan pernikahan memang bervariasi. dari segi warna, boleh jadi merah marun, biru langit, hijau muda, atau kuning pastel. dari gaya huruf pun banyak. mau times new roman, calibri, dan yang lainnya. tapi, intinya sama. undangan pernikahan tetaplah undangan pernikahan. ada dua insan di sana, yang mengharapkan kehadiran kita, untuk ikut merasakan kebahagiaan, ikut mendoakan.

omong-omong tentang penulisan nama, saya setuju dengan 'tidak memberi gelar pada kedua nama mempelai'. kita tidak sedang melamar pekerjaan. kita melamar anak orang #eh #mulaingelantur.

undangan yang bagus bagi saya adalah undangan yang bisa dibaca, simpel, dan tidak berfoto. mm.. sekarang kan sedang tren memamerkan foto juga tuh --khususnya pra wedding with hugging or something else--. saya mending milih yang pake tulisan aja deh. atau kalau pun mendesak, diakalin fotonya, ga sampai deketan. berpose romantis dengan pasangannya nanti saja setelah nikah. nanti bisa di-share di medsos buat pemantik semangat yang lain. hehe.

undangan softcopy? nggak masalah :) kadangkala undangan ini nggak kalah menarik dan lebih hemat tempat.

undangan. satu kata. banyak kesan bagi yang membacanya. undangan. sekali saja diberi. untuk waktu yang sangat lama.

manakah undangan yang akan anda pilih?





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut